Pesona Keindahan Gua Gumantung Kalimantan, Destinasi Paling Eksotis
Kaltim, obrolanwarkop.com – Pulau Maratua di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, selama ini sudah terkenal sebagai surga tropis yang memesona. Lautnya bening, pantainya putih, dan taman bawah lautnya jadi incaran para penyelam dari berbagai penjuru dunia. Tapi ternyata, Maratua masih punya rahasia lain yang kini mulai jadi buah bibir para wisatawan yaitu Gua Gumantung di Kampung Teluk Alulu.
Ya, gua yang satu ini bukan sekadar lubang di batu karang. Gua Gumantung Kalimantan punya perpaduan unik antara tebing karang dan air laut dingin yang jernih, menciptakan suasana magis seperti masuk ke dunia lain. Banyak yang menyebutnya sebagai “surga tersembunyi” di pulau terluar Kalimantan Timur.
Perjalanan Menuju Surga Tersembunyi
Untuk sampai ke Gua Gumantung Kalimantan, kamu harus siap sedikit berpetualang. Dari Dermaga Sanggam di Tanjung Redeb, perjalanan dimulai dengan naik speedboat sekitar 4 jam menuju Dermaga Kampung Teluk Harapan. Kapal ini bisa menampung sekitar 20 orang, jadi kalau datang rame-rame, bisa sekaligus menikmati perjalanan laut yang menenangkan.
Sesampainya di Teluk Harapan, perjalanan berlanjut sekitar 15 menit melalui jalur darat dengan motor. Jalannya berkelok, diapit hutan tropis dan tebing karang yang eksotis. Meskipun sedikit menantang, pemandangan sepanjang perjalanan bikin rasa lelah langsung hilang.
Begitu tiba, wisatawan akan disambut oleh gerbang bertuliskan “Gua Gumantung Kampung Teluk Alulu”. Dua penjaga tiket ramah siap menyambut, lalu kamu akan diajak melewati jembatan kayu ulin yang klasik dan kuat. Dari sana, jalan setapak bersemen sepanjang 470 meter akan membawa kamu langsung menuju mulut gua. Eksotisme gua bawah laut ini memaksa kita untuk selalu bersyukur tentang keindahan alam yang diciptakan Tuhan YME.
Keindahan yang Bikin Kagum
Begitu masuk, udara sejuk langsung menyapa. Pantulan cahaya dari air laut biru kehijauan di dasar gua memantul ke dinding karang yang menjulang. Suasananya tenang, damai, tapi juga bikin hati berdebar karena keindahannya sulit terlukiskan dengan kata-kata.
Beberapa pengunjung bahkan memilih untuk menyelam ringan di area dangkal gua ini. Salah satunya, Irfan, wisatawan asal Samarinda, mengaku takjub dengan keindahan bawah airnya.
“Sebaiknya jangan terlalu dalam menyelam, karena visibilitasnya terbatas, tapi pengalaman di sini luar biasa,” ujarnya sambil tersenyum puas.
Selain Gua Gumantung, di jalur yang sama kamu juga bisa menemukan dua gua lain, yaitu Gua Kehe Tanak-tanak dan Gua Kehe Kuba. Namun keduanya masih dalam tahap pengerjaan dan belum terbuka untuk umum.
Dari Warga, untuk Dunia
Wisata Gua Gumantung ini bukan milik investor besar, tapi oleh semangat masyarakat lokal. Doni, sang pengelola, menceritakan bahwa gua ini sebenarnya sudah lama diketahui warga, namun baru dibuka untuk wisata pada April 2025.
“Sudah lama diketahui warga, tapi baru dimanfaatkan untuk umum sejak April lalu,” ujar Doni dengan nada bangga.
Yang membuatnya luar biasa, Doni tidak hanya berpikir soal keuntungan pribadi. Ia juga ingin keberadaan gua ini bisa membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar. Kini, warga mulai membuka penginapan kecil dengan tarif sekitar Rp350 ribu per malam. Tempatnya tampak sederhana tapi nyaman, dengan keramahan khas warga pesisir.
“Ini soal kepuasan batin. Saya senang kalau gua ini terkenal dan masyarakat sekitar ikut terbantu,” tambah Doni.
Hasilnya? Baru enam bulan terbuka untuk umum, jumlah pengunjung Gua Gumantung sudah menembus seribu orang. Promosinya masih sederhana hanya lewat media sosial dan dari mulut ke mulut, tapi dampaknya sudah sangat terasa.
Bukti Maratua Tak Pernah Habis
Pulau Maratua memang selalu berhasil menyimpan kejutan. Sebelumnya, sudah ada Gua Halo Tabung yang populer di kalangan pecinta alam. Kini, hadirnya Gua Gumantung menegaskan bahwa masih banyak pesona alam yang belum sepenuhnya terungkap di pulau ini. Pulau yang berbatasan langsung dengan Filipina dan menjadi bagian dari gugusan pulau terluar Indonesia.
Bagi kamu pencinta alam, penjelajah, atau sekadar ingin kabur sejenak dari hiruk-pikuk kota, Gua Gumantung di Maratua adalah destinasi yang wajib masuk daftar perjalananmu berikutnya.
Nikmati ketenangan air laut yang jernih, rasakan sensasi petualangan melintasi hutan dan tebing karang, dan temui kehangatan warga lokal yang menyambutmu seperti keluarga sendiri.
✨ Tips Singkat Sebelum Berkunjung
- Waktu terbaik: April – Oktober (musim cerah dan laut tenang)
- Transportasi: Dari Tanjung Redeb → speedboat → Teluk Harapan → motor ke lokasi
- Bawa: Kamera tahan air, sandal anti-selip, dan uang tunai secukupnya
- Harga penginapan: ± Rp350.000/malam (rumah warga)
- Etika: Jaga kebersihan dan jangan menyentuh batu karang


